Saeful Ihsan Turut Serta Kampus Mengajar Di Ponpes Yadul Ulya – Garut
Berita
  • 08 Maret 2021
    Oleh : ratih yuni arman, s.s, m.si 954 Views

    Saeful Ihsan dalam Kampus Mengajar

    MBKM Universitas Sains dan Teknologi Komputer


    Pondok Pesantren Yadul Ulya di Garut menerima mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Komputer (STEKOM) atas nama Saeful Ihsan untuk melaksanakan program Kampus Mengajar yang telah di canangkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

     

    Pondok pesantren Yadul Ulya didirikan oleh Yayasan Tahfidz Garut pada April 2018, dan memiliki program Tahfidz dan Bisnis Online gratis bagi kaum dhuafa dan atau anak yatim piatu.

     

    Saeful Ihsan adalah mahasiswa jurusan Manajemen yang ingin sekali menularkan ilmu yang dimiliki kepada adik-adik tingkatnya di Ponpes Yadul Ulya-Garut. Materi ilmu manajemen yang didapatnya dari perkuliahan di Universitas Sains dan Teknologi Komputer diselaraskan dengan ilmu Agama Islam. Salah satu materi yang saya sampaikan adalah “adab bersama”, sinkron dengan manajemen diri di ilmu manajemen yang saya pelajari di kampus, ucap Saeful.

     

    Jadwal pembelajaran ilmu manajemen saya tidak tetap, karena harus disesuaikan dengan jadwal belajar di ponpes juga di sekolah, namun hal itu tidak menjadi kendala karena santri-santri di ponpes ini antusias mengikuti kelas saya, cerita Saeful.

     

    Selain itu, Saeful juga menerapkan ilmu manajemen yang dia miliki dengan sharing knowledge kepada pengelola “Santri Wirausaha” supaya pengelolaan produk wirausaha yang sudah dimiliki Ponpes Yadul Ulya semakin berkembang.

     

    Kebanggaan tersendiri dirasakan oleh Saeful juga dosen Universitas Sains dan Teknologi Komputer (STEKOM) karena ilmu yang dipelajari benar-benar bisa membawa manfaat bagi kemaslahatan umat. 



    Hello!

    Click one of our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to [email protected]

    Support Syawaludin Subekti
    6281215484296
    Hello! Ada yang bisa saya bantu?
    ×
    Hubungi kami ? 950